Senin, 28 Juli 2014

Surat Untuk Tuhan - Part 3

Dear Tuhan,

Tuhan, kenapa hampir semua orang-orang disekelilingku mengatur hidupku. Terutama masalah pasangan hidup. Sudah 2 kali aku mau dijodohin. Hanya Karena aku menghormati mereka saja yang lebih tua, aku selalu mau menemui mereka dengan seorang pria yang menurut mereka sudah memenuhi bibit, bebet dan bobot, tanpa mereka memperdulikab perasaan aku.

Rasanya, aku ingin menjauhi orang-orang itu, tidak ingin berhubungan lagi. Saat aku sudah memiliki pilihan hidup, seolah mereka hanya melihat aku sebemata mata. Akan aku jadikan cambukkan buat aku dan aku akan buktikan aku bisa bahagia dan sukses bersama dia.

Tuhan tunjukkan jalanMu padaku.

Sabtu, 19 Juli 2014

Surat Untuk Tuhan - Part 2

Tuhan,
Selamat pagi. Aku masih mencari pekerjaan yang baru, permudahkanlah aku dalam mendapatkannya. 2 hari yang lalu adikku baru memberitahukan bahwa pembayaran kuliah sudah berakhir dan jumlahnya lumayan besar, aku berusaha untuk pinjam ke Om, akan tetapi gagal. Akhirnya, aku berusaha pinjam ke tante, berhasil pinjam 1/4nya, dan am masih harus berpikir pinjam kemana lagi. Aku mohon Tuhan permudahkanlah aku dalam meminjam dan mengembalikan pinjaman uang tersebut.

Tuhan, aku menyesal, ku mohon lancarkanlah aku dalam mendapatkan pekerjaan yang baru dan aku akan bekerja sebaik mungkin dan tidak ada keluh kesah yang akan keluar lagi dari mulutku, aku akan senantiasa selalu bersyukur apapun yang telah Kau berikan kepadaku.

Rabu, 22 Agustus 2012

1st

Begin to my story ..


Heartbeats fast
Colors and promises
How to be brave
How can I love when I’m afraid to fall
But watching you stand alone
All of my doubt suddenly goes away somehow
One step closer

I have died everyday waiting for you
Darling don’t be afraid I have loved you
For a thousand years
I love you for a thousand more

Time stands still
Beauty in all she is
I will be brave
I will not let anything take away
What’s standing in front of me
Every breath
Every hour has come to this
One step closer

I have died everyday waiting for you
Darling don’t be afraid I have loved you
For a thousand years
I love you for a thousand more

And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I love you for a thousand more

One step closer
One step closer

I have died everyday waiting for you
Darling don’t be afraid I have loved you
For a thousand years
I love you for a thousand more

And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I love you for a thousand more


Aku mendengarkan lagu Christina Perri yang berjudul A Thousand Years di mobil kesayangan ku sambil menyetir mobil, pulang dari kantor yang berada di daerah Sudirman ke rumah.
Aku memarkirkan mobil di rumah minimalis didaerah Kebayoran ..
Mengambil perlengkapan kantor dan membawanya ke dalam rumah ke kamar yang bernuansa coklat pastle ..

Aku merebahkan dirinya ke tempat tidur.
Diam dan memandang langit2 ..
Dan sejenak aku melamun ..
Umurku yang kian semakin menambah ..
Karier sudah ku capai.
Tapi, aku belum juga bertemu dengan pria idaman ..
Ada beberapa rekanku yang tertarik padaku, tapi semua hanya ingin have fun nya saja, jadi aku tidak tertarik dengan laki2 yang hanya senang2nya saja.

Namaku Dhani. Aku seorang wanita karier. Aku berhasil menjabat sebagai Manager HRD di perusahaan ternama di Indonesia yang terletak di daerah Sudirman, tepat saat aku berumur 29 tahun. Aku seorang wanita yang sangat menarik, cantik, langsing, ramah dan cerdas.
Untuk urusan pria, aku sangat amat pemilih. Dan harus mendekati sempurna.

Saat ini, aku ingin melanjutkan study S2 dibidang Management ..
Menurutku, dunia Management itu sangat menantang hidupku.


Sabtu, 28 Maret 2009

Become

Aku selalu berusaha menjadi yang terbaik di kelas. Menjadi yang terbaik untuk sahabat2 ku di dekatku. Menjadi kakak yang terbaik, aku selalu berusaha. Menjadi anak yang terbaik untuk orang di sekelilingku.

Aku hanya ingin bahagia, aku ingin hidup damai, tentram. Tak ada kegundahan, maupun kegelisahaan. Aku hanya ingin bebas, bebas dari rasa takut yang selalu menghantuiku.

Aku ingin dan ingin, semua yang aku inginkan.
Aku ingin semua mimpi2ku dapat terwujud, bukan yang lain.

Hhhuff, Diana menghela nafas panjang,.. Lalu ia menutup buku diary nya, lalu terbaring memandang langit di kamarnya... Memikirkan hidup yang kian rumit, saat ia mulai mengenal dunia nya yang baru..

Akhirnya,lamunannya dipecahkan oleh suara kakaknya untuk makan malam. Ia pun segera beranjak dari tempat tidurnya. "Ok, I'm coming", begitulah ia menjawab panggilan kakaknya.

Senin, 29 September 2008

Surat Untuk Tuhan Part 1

Tuhan ...
Aku ga tau apa yang sedang dalam kebimbanganku. Kian hari emosiku sulit tuk dipadamkan. Api dalam diri semakin membara. Aku mohon ampun ya Tuhan atas segla kemarahanku. Entah kenapa, aku rasanya ingin marah-marah terus sama orang lain bila hatiku terasa terusikkan. Aku menjadi mudah banget emosian.

Tuhan...
Maaf, bila terkadang aku suka kesal, sebal dan marah sama Tuhan. Aku juga kadang kesal, sebal dan marah terhadap diriku sendiri. Aku ga tau harus kesal, sebal dan marah sama siapa. Mau marah..., tetapi ga tau apa yang telah membuat aku marah.

Tuhan...
Terkadang hidupku tak ada variasi, tak ada tantangannya. Selau seperti itu. Aku bosan banget Tuhan. Aku ingin hidup bebas, melakukan apapun yang aku suka. Aku ingin berpetualang yang bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman yang sangat berarti dalam hidupku.

Tuhan...
Aku ingin sekali terjun ke dunia musik. Kadang aku ingin banget bikin novel. Tapi, sayang, aku ga bisa bikin cerita yang menarik dan bagus, sulit sekali mengungkapkan apa yang ada di dalam otakku ini.

Tuhan...
Aku rela Engkau telah memisahkan aku dan adikku, dengan mama dan adikku yang terakhir untuk selamanya, tapi aku dan adikku ga rela bila Engkau memisahkan kami dengan papa kami yang bersama istri barunya itu, sampai kapanpun.

Tuhan...
Aku percaya, Engkau pasti punya jalan untuk menuju kebahagiaan kami. Tapi, aku terkadang berfikir , Tuhan itu ga ada (maaf Tuhan) . Ada satu hal yang kadang aku percaya Tuhan, setelah datangnya kesusahan pasti sesungguhnya kita akan mendapatkan kebahagiaan.

Itulah surat untuk Tuhan dari seorang wanita yang masih mencari jati dirinya. Wanita itu bernama Echa. Ia baru saja beranjak berumur 26 tahun. Kini ia mengmbil jurusan manajemen untuk melanjutkan pendidikannya mengambil S1. Setahun yang lau, ia merupakan lulusan dari salah satu lembaga pendidikan sekretari di Jakarta yang ternama itu. Saat ini, ia sedang bekerja sebagai sekretaris di salah satu Perusahaan Internasional di Kanada. Echa memiliki rambut yang lurus tergerai panjang dan rapi. Wajahnya yang oriental turunan dari sepeninggal alm nyokapnya yang berasal dari Kalimantan Tengah dan memiliki rupa yang manis turunan dari bokapnya yang Jawa. Bial melihat senyum Echa, manis sekali di bibir yang merekah itu.

Echa masih memandang surat untuk Tuhan, di atas meja kerjanya yang berada di kamar mungilnya itu. Sambil memandang ke arah luar jendela apartemennya yang gelap gulita, namun langit masih memancarkan sinar bintang yang seolah berkedip, Echa teingat akan sosol lelaki yang selama in menghiasi mempinya. Tetapi, bayangan itu tidak digubrisnya. Echa pun menyimpan suray yang ditujukkan kepada Tuhan itu.

Echa pun memeriksa kembali jadwal meeting untuk besok dengan atasannya. Semua telah ia persiapkan dan besok ia harus bertemu dengan pemilik salah satu Perusahaan ternama di Korea untuk membicarakan tentang pembentukkan gabungan perusahaan bersama yang akan di bangun di China, yang bernam Mr.Han dan sekretarisnya yang bernama Mr.Won. Ini merupakan pertemuan pertama Echa dengan mereka. Atasan Echa bernama Mr. Leon Smith. Echa pun beristirahat untuk menyambut esok pagi yang cerah dan mnyenangkan.


####################################